Movie Time: Nanti Kita Cerita Tentang Hari ini
π NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI π
--Surga Kecil di Dunia--
*picture from instagram NKCTHI
Dari semua film adaptasi buku yang saya tonton, film ini adalah satu-satunya film yang saya nggak tahu sebelumnya bahwa ada buku dengan judul yang sama *duh, mendadak merasa kuper ini π.
Beberapa bulan lalu , ketika ramai #filmNKCTHI, saya langsung tertarik buat nonton. Kenapa? karena judulnya unikπ π . Kalo nggak ditulis versi singkatnya, panjang banget tuh judul, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Setelah muncul poster dan trailernya, barulah saya tahu bahwa film ini adalah adaptasi dari buku dengan judul yang sama karya Marchella FP. Bukan novel, tetapi sebuah kumpulan tulisan, lebih tepatnya surat dari Awan, si tokoh utama, kepada anaknya di masa depan.
Di awal film langsung dibuat terkesima dengan efek Computer-Generated Imagery (CGI) *kalo mau tahu apa itu CGI, harus nonton film ini π. Lalu adegan pertama langsung bikin penasaran. Karena inilah cikal bakal rahasia besar yang baru akan terkuak di akhir cerita π. Tema #filmNKCTHI dekat dengan keseharian sebuah keluarga pada umumnya. Tentang harapan, gagal, patah dan segala titik rendah dalam hidup.
Alur maju mundur yang disuguhkan Angga Dwimas Sasongko sebagai sutradara cukup menarik untuk dinikmati. Nggak bikin pusing π . Pemilihan pemain juga mantap. Rachel Amanda, Donny Damara, Rio Dewanto, Susan Bachtiar dan Sheila Dara adalah lima aktor dan aktris yang didapuk memerankan lima tokoh utama di film ini.
Jujur, saya belum baca buku NKCTHI. Baru pegang aja di Gramedia dan nggak jadi saya beli ππ. Tapi saya jatuh cinta dengan isinya. Akun Instagram @nkcthi selalu posting qoute-quote dari buku ini. Dari situlah saya jatuh cinta dengan tulisan Marcella FP. Apakah setelah nonton filmnya, saya juga jatuh cinta seperti saya jatuh cinta dengan versi tulisan NKCTHI?. Jawabannya adalah tidak. I am so sorry ππππ.
Saya lebih jatuh cinta dengan versi buku NKCTHI, meski hanya baca dari postingan di Instagram. Saya bisa merasakan saat jatuh cinta, saat merasa tidak dianggap keberadaannya, saat berusaha bertahan dari segala tekanan. Saya juga bisa merasakan cinta tanpa batas dari orang tua untuk anak-anaknya π.
Entahlah, tetapi ekspektasi saya tidak terpenuhi setelah saya nonton film ini. Remuk redam, haru biru dan segala rasa lebih saya dapat dari membaca NKCTHI (meski baru dari sosial media ya) daripada nonton filmnya kemarin ππππ.
Taaapiiii...film ini tetap oke buat jadi pembuka di 2020. Anti mainstream ya, nggak cinta-cintaan melulu ππ. Setelah nonton kemarin, saya semakin menyadari bahwa keluarga adalah tempat terbaik untuk kembaliπ. Mau kayak apapun kondisinya, seberat apapun masalah yang dihadapi, keluarga selalu ada sebagai support system terbaik sepanjang masa. Nggak masalah kadang kita jatuh atau gagal. Never give up. Karena sejauh apapun kita lari, masalah akan tetap ada mengikuti kita. Tepat di belakang kita. Jadi, pilihan terbaik adalah segera berbalik dan hadapi π. Jangan khawatir, kita tidak pernah sendiri. Ada mereka yang selalu setia kepada kita. Ada mereka yang selalu mendukung kita. Ada mereka yang mencintai kita tanpa syarat. Ada mereka yang dengan penuh ketulusan mendoakan segala yang terbaik untuk kita. Ada mereka yang tidak pernah pergi. Mereka, yang ada di surga kecil di dunia ini, keluarga π.
Banjarnegara, 3 Januari 2020
πππππ

Komentar
Posting Komentar