Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2025

Manchester United, Tepuk Sakinah dan Wedding Anniversary

Gambar
  pelatih MU paling sukses sepanjang masa,  Opa Alex πŸ˜Š Tidak ingat tepatnya sejak kapan saya menyukai sepakbola dan bulutangkis. Untuk bulutangkis, kalo disuruh main masih okelah sedikit-sedikit. Suka disini maksudnya lebih ke nonton dan   mengikuti update pertandingan dan dinamika perbulutangkisan nasional maupun internasional. Yang paling epik, tahun 2000, selesai ujian kelulusan SMA, saya nonton Final Indonesia Open secara langsung di Istora Senayan. Diantar kakak sepupu ( thank you bro Davi), menyaksikan langsung Taufik Hidayat mengalahkan Ong Ewe Hock dari Malaysia dan berhasil menjuarai Indonesia Open tahun 2000. Ingat sekali waktu itu, saya dibuatkan topi berbentuk kok raksasa dari kertas karton.  Sayang sekali nggak ada fotonya. Tapi yang menarik adalah, teman bapak yang memang sudah kenal dengan saya, menanyakan kepada Bapak sehari setelahnya: apakah saya ke Istora untuk nonton bulutangkis. Sebab ternyata pertandingan final Indonesia Open terse...

Resensi Animal Farm: RESILIENSI

Gambar
   Judul Buku       : Animal Farm Penulis               : George Orwell Penerbit             : Bentang Pustaka Tahun Terbit     : 2016 Tebal Halaman : 142 halaman Halaman            : Rp. 38.500 Jenis buku          : Novel (Fabel) Tidakkah ini satu penjelasan yang terang benderang, Kamerad, bahwa semua kejahatan dalam hidup kita muncul dari tirani manusia?. Cukup dengan menyingkirkan manusia dan hasil kerja kita akan menjadi milik kita (halaman 8) Beberapa kali ke toko buku, hanya melihat sekilas dan lewat begitu saja, belum tertarik untuk membaca Animal Farm. Tahun kemarin, kurang lebih seratus hari setelah pelantikan presiden dan wakil presiden, di sosial media bersliweran saran dan kritik untuk RI 1 dan RI 2 terkait dengan kinerja beliau berdua ( send my best regard to Mr Presiden and Mr. Vice President ). Sa...

Movie Time: Ruang Nostalgia (Review Film Rangga dan Cinta)

Gambar
  memorabilia   of skripsi: udah kayak fosil, umurnya 20 tahun lebih😁 Sebagai remaja vintage yang menjadikan Film Ada Apa Dengan Cinta 1 (AADC) sebagai objek penelitian skripsi di tahun 2004, tentu saja sangat exited menunggu The Rebirth of AADC: Rangga Cinta yang tayang di Oktober ini. Berhubung mas suami nggak bisa nemenin nonton, dan anak gadis sedang di perantauan, alhasil nonton seorang diri. Memilih seat di ujung yang masih kosong dan hanya dengan enam penoton lain di dalam bioskop, benar-benar seperti VIP person  πŸ˜‰. Kalo ada member card di AADC universe, mungkin saya sudah jadi anggota prioritas 😊. Entah sudah berapa puluh kali menonton AADC 1 untuk keperluan skripsi. Ingat dulu sering bergadang karena mantengin muka Nicholas Saputra dan Dian Sastro, nyatet dialog-dialognya, menganalisis adegan demi adegan dan menghubungkannya dengan teori-teori yang ada di Ilmu Sosiologi. Sangking iconic nya AADC 1 (rilis pertama di tahun 2002), buku Aku-nya Syuman Dja...